5 Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah Selain Menstruasi

endonesia.id – Setiap bagian tubuh manusia saling bersinergi satu sama lain agar si empunya tubuh dapat beraktivitas dengan baik. Jika ada satu bagian yang sakit maka bagian yang lain juga turut merasakan sakit perut bagian bawah. Perut merupakan bagian krusial tubuh karena berkaitan dengan organ pencernaan manusia hingga organ yang berkaitan dengan reproduksi. Apalagi jika rasa sakit terletak pada perut bagian bawah, rasa sakit yang ditimbulkan bukan main rasanya.

Sakit perut bawah kerap kali terjadi pada perempuan jika akan atau sedang berada pada siklus mensrtruasinya. Sakit yang muncul terasa seperti nyeri yang terus melilit karena selama beberapa jam. Hal ini terjadi karena indung telur yang sebelumnya menebal luruh dan keluar menjadi darah menstruasi. Namun, bagaimana jika sakit perut bagian bawah bukan terjadi karena menstruasi? Lantas apa penyebabnya? Simak 5 ulasan penyebab sakit perut bawah di sini ya.

1. Gangguan Pencernaan Dampak dari Sakit Perut Bagian Bawah

Pertama penyebab sakit perut bagian bawah ini adalah gangguan pencernaan, organ-organ di dalam perut merupakan bagian krusial bagi pencernaan manusia. Maka tidak heran jika terjadi masalah pada organ ini, pada kondisi ringan tidak perlu khawatir terhadap masalah ini karena akan sembuh dengan sendirinya. Namun jika sakit perut bawah ini diikuti berbagai masalah lain seperti muntah dan diare maka segeralah konsultasi ke dokter.

2. Usus Buntu

Penyakit ini muncul akibat radang yang terjadi pada usus buntu. Sakit yang ditimbulkan akibat radang ini adalah di pada perut bagian bawah. Pada awalnya sakit bermula pada bagian pusar hingga menjalar di bagian kanan bawah perut, reaksi ditimbulkan tiap penderita berbeda-beda tergantung pada umur dan posisi usus buntunya. Jika dibiarkan tanpa penanganan medis peradangan ini dapat menyebabkan pecahnya usus buntu, nyeri hebat, hingga kematian.

Baca juga :   Bermacam Manfaat Dibalik Wanginya Bunga Cempaka

3. Sakit Perut Bagian Bawah Bisa Jadi Penyakit Crohn

Jika sakit perut bagian bawah khususnya sebeleh kiri yang kamu rasakan diikuti diare, mual, muntah, nafsu makan dan berat badan menurun, hingga buang air besar bercampur darah maka hati-hati karena bisa jadi itu merupakan gejala penyakit Crohn. Sedikit orang yang tahu penyakit yang berkaitan dengan perut bawah ini. Crohn’s disase atau penyakit Crohn adalah peradangan lapisan dinding sistem pencernaan (mulut sampai anus) akibat peradangan usus kronis. Kalau kamu menunjukkan gejala-gejala tersebut maka segeralah konsultasi ke dokter.

4. Radang Panggul

Penyakit ini timbul pada perempuan karena berkaitan dengan organ reproduksi perempuan yakni indung terlur, rahinm, dan vagina. Radang ini diakibatkan oleh bakteri yang berasal dari hubungan seksual, jenis bakteri penyebabnya adalah Chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini akan menyebar mulai dari vagina sampai organ dalam reproduksi seperti Rahim, indung terlur, dan tuba falopi. Penyebaran bakteri penyebab radang panggul ini ditandai dengan panggul yang terasa nyeri atau sakit perut bagian bawah.

5. Radang Prostat

Yang terakhir penyebab perut bagian bawah sakit adalah akibat peradangan prostat atau Prostatitis, ini terjadi pada laki-laki. Sama seperti radang panggul, prostatitis ini terjadi juga karena infeksi bakteri. Gejala yang timbul karena peradangan ini adalah sakit pada perut bawah, sakit ketika buang air kecil, dan nyeri yang terjadi di sekitar tetis.

Itulah 5 penyebab sakit perut bagian bawah selain menstruasi, jika sakitnya memang sudah tak tertahankan dalam waktu yang lama maka sebaiknya datang memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Originally posted 2021-07-10 20:33:43.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *